Emas sebagai Investasi | Edukasi Finansial Vol. 2

Tulisan Edukasi Finansial Vol. 2 kali ini berfokus pada emas sebagai investasi. Tulisan ini menyajikan beberapa cara investasi emas serta alasan seseorang berinvestasi emas. Dengan adanya tulisan ini diharapkan rakyat HI UI dapat menarik manfaat dan mempertimbangkan komoditas emas sebagai salah satu investasi.
Edukasi Finansial Vol. 2 ini dipersembahkan oleh staf Biro Keuangan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional, Hugo dan Azi.
Edukasi Finansial Vol. 2 ini dipersembahkan oleh staf Biro Keuangan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional, Hugo dan Azi.

Dari berbagai jenis komoditas investasi (saham, reksa dana, properti, dsb), salah satu investasi dengan tingkat risiko yang paling rendah adalah emas. Jika kita melihat pada nilainya sepanjang sejarah, emas tidak pernah mengalami kejatuhan yang signifikan. Hal ini terjadi karena sifat yang terkandung dalam logam itu sendiri. Emas tergolong dalam logam mulia karena sifatnya yang tidak mudah berkarat dan dapat bertahan dalam waktu yang sangat lama. Faktor-faktor tersebut membuat manusia menyimpan emas karena nilai intrinsiknya. Investor pada umumnya menggunakan emas sebagai:

1. Safe Haven

Emas adalah pilihan investasi para investor ketika kondisi ekonomi sedang bergejolak (safe haven). Perekonomian yang tidak stabil dapat menjatuhkan nilai berbagai komoditas investasi, tetapi tidak dengan emas. Hal ini telah dibuktikan dengan tetap stabilnya nilai emas dalam masa-masa krisis ekonomi. Bahkan, nilai emas cenderung naik karena para investor memindahkan kapital mereka ke emas.

2. Diversifikasi Investasi

Melihat sifat emas yang demikian, sangat disarankan kepada kita untuk menyisihkan sebagian kapital dalam bentuk emas karena nilai emas yang cenderung stabil, bahkan melebihi laju inflasi. Dengan berinvestasi di emas, kapital yang kita miliki tidak mudah tergerus oleh inflasi.

Adapun dua cara yang paling umum dalam berinvestasi emas, yaitu:

  • Membeli Gold Bullion

Gold bullion adalah emas dalam bentuk koin, ingot, atau batang. Dengan membeli gold bullion, maka uang yang kita miliki dikonversi menjadi emas fisik, lalu dapat dijual kembali di kemudian hari.

  • Membeli Saham Perusahaan Pertambangan Emas

Untuk membeli saham perusahaan pertambangan emas, faktor yang harus diperhatikan tidak hanya harga emas di pasar. Faktor-faktor seperti cash flowbalance sheet, dan sejarah pembagian dividen perusahaan juga harus ditelusuri. Namun, harga emas bermain peranan penting karena apabila harga emas naik, maka harga saham perusahaan pertambangan emas juga cenderung naik. Salah satu saham perusahaan pertambangan emas yang paling terkenal di Indonesia adalah ANTM.

DAFTAR PUSTAKA

Cartwright, M. (19 Juli 2021). Gold In Antiquity. Ancient History Encyclopedia. Diakses pada 12 Juli 2022, dari https://www.ancient.eu/gold/

Gold Price. Gold Price History. Diakses pada 13 Juli 2022, dari https://goldprice.org/gold-price-history.html

Hillsdale College. Recent Arguments Against the Gold Standard. Diakses pada 14 Juli 2022, dari https://www.hillsdale.edu/educational-outreach/free-market-forum/2012-archive/recent-arguments-against-the-gold-standard/

The Royal Mint. An Introduction to Gold Investment. Diakses pada 13 Juli 21, dari https://www.royalmint.com/

Treece, D. (17 Mei 2022). How to invest in gold. Forbes. Diakses pada 12 Juli 2022, dari https://www.forbes.com/advisor/investing/how-to-invest-in-gold/

HIQuarters, Meet the Author!

Biro Keuangan HMHI UI
Biro Keuangan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional memiliki sebuah Program Kerja yang bertujuan untuk memberikan edukasi dasar seputar dunia finansial.
Biro Keuangan HMHI UI
Biro Keuangan HMHI UI
Biro Keuangan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional memiliki sebuah Program Kerja yang bertujuan untuk memberikan edukasi dasar seputar dunia finansial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *