Nanti Kita Cerita Tentang 2022: Tikungan Sejarah Abad 21 | Kajian Insidental #4

Tahun 2022 merupakan salah satu kurun terpenting dalam sejarah abad 21, mengingat ragam peristiwa yang terjadi sepanjang tahun. Perang dan kemenangan, pertikaian dan krisis, serta harapan dan kenyataan berkelindan sepanjang tahun. Kenangan untuk satu tahun yang dilalui bukanlah sesuatu yang layak untuk dilupakan. Sebaliknya, ia harus dipelihara sebagai kapsul waktu dan pengingat bagi generasi yang akan datang. 
Sumber: Shutterstock

Latar Belakang

Dalam kurun abad ke-21, 2022 layak memperoleh tempat sebagai tahun yang menentukan sejarah, dan mungkin dalam 200-300 tahun yang akan datang, dipandang sebagai tahun yang menjadi tikungan sejarah peradaban umat manusia, seperti halnya 1453, 1519, 1648, 1789, 1870, 1914, dan 1945. Transformasi global terjadi dalam percepatan yang sangat dahsyat. Perubahan tampak sangat signifikan di berbagai matra kehidupan, mulai dari politik, sosial, ekonomi, kebudayaan, hukum, ilmu pengetahuan, dan lain-lain. Lintasan-lintasan kejadian yang terjadi sepanjang tahun ini layak untuk dicatat, tidak hanya sebagai rekaman bagi penulisan sejarah dunia abad 21, melainkan juga kapsul ingatan untuk generasi yang akan datang. 

Kajian ini mengurutkan 12 kejadian terpenting yang terjadi sepanjang Januari hingga Desember 2022 di dunia. Keduabelas kejadian tersebut dipilih karena efeknya terhadap konstelasi lokal maupun global menciptakan signifikansi peristiwa tersebut terhadap berbagai bidang yang semula dianggap tidak atau kurang berkaitan satu sama lain. Inilah rangkaian kejadian selama 2022, tahun tikungan dalam sejarah dunia

Januari: Kerusuhan Kazakhstan

Kenaikan harga gas dari 60 tenge menjadi 120 tenge per liter di tengah kemiskinan yang merata-rata, tingginya angka kejahatan korupsi, dan ketidakpuasan rakyat terhadap pejabat pemerintah yang menumpuk kekayaan di tengah krisis nasional, memicu gelombang protes yang menuntut perbaikan status sosial-ekonomi rakyat dan reformasi politik pada 2 Januari 2022 di Kota Zhanaozen, sebelah barat Propinsi Mangystau. Tindakan reaktif Presiden Kassym-Jomart Tokayev yang meredam protes dengan pengerahan pasukan bersenjata yang bertindak brutal mengakibatkan protes berubah menjadi kerusuhan berdarah di seantero Kazakhstan yang menyebabkan 225 orang tewas dan lebih dari 12.000 orang ditahan. Pemerintah menuding kelompok “teroris” dan “bandit-bandit” sebagai penyebab kerusuhan yang sampai harus mengerahkan pasukan CSTO (Collective Security Treaty Organization) dari negara-negara Asia dan Eropa Tengah untuk meredam kerusuhan dan memulihkan ketertiban mulai 6 Januari hingga 13 Januari 2022. Peristiwa ini kemudian dikenang sebagai “Januari Berdarah”. 

Februari: Invasi Rusia ke Ukraina

Dengan mengumumkan “operasi militer khusus” dengan tujuan melakukan “demiliterisasi” dan “denazifikasi”, Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan serangan ke Ukraina pada 24 Februari 2022, pukul 5 pagi waktu Kyiv, dimulai dari arah Kota Kharkiv dan Odesa. Operasi militer yang menjadi eskalasi terbesar dalam Perang Russo-Ukraina yang berlangsung sejak 2014 ini menandai perubahan wajah dunia pada 2022, dengan gelombang emigrasi terbesar sejak Revolusi Bolshevik yang melanda Eropa dan efek domino akibat langkah-langkah ekonomi-politik berupa pemboikotan terhadap produksi nasional Rusia. Perang yang hingga Kajian ini ditulis masih berkecamuk, ditengarai telah memasuki fase baru sesudah Rusia mengadakan referendum yang menganeksasi keempat wilayah sengketa (Donetsk, Luhansk, Kherson and Zaporizhzhia) pada 30 September 2022. Tidak lain dari resistansi rakyat Ukraina yang amat besar dan didukung penuh komunitas internasional, menjadi kunci penahan gerak laju pasukan Rusia yang mulai kehabisan sumber daya dalam upaya menaklukkan Ladang Gandum dunia itu.

Maret: Kemenangan Yoon Seok-yeol

Melewati kontestasi elektoral “paling ketat, sengit dan memecah-belah” yang diselenggarakan pada 9 Maret 2022, mantan Jaksa Agung Yoon Seok-yeol terpilih sebagai Presiden Korea Selatan periode 2022-2027. Yoon, 61, politikus populis kanan dari People’s Power Party, menjadi pemimpin dunia pertama yang secara terbuka menganggap seksisme adalah “masalah yang sudah lewat” mengecam feminisme yang dinilainya sebagai pangkal kemerosotan angka kelahiran di Korea Selatan, sekaligus mengembalikan masalah-masalah gender ke ranah privat. Janji politik ini mengalirkan baginya dukungan dari kelompok laki-laki muda di Korea Selatan yang jengah dengan intrik-intrik gerakan kesetaraan gender yang dianggap keluar batas, terutama karena ancaman terhadap kesenjangan ekonomi dan perolehan upah antara laki-laki dan perempuan yang memicu diskriminasi terhadap laki-laki.

April: Dimulainya Krisis Pangan Global

Terimbas Perang Rusia-Ukraina, Food and Agriculture Organization (FAO) mengumumkan pada bulan April 2022 bahwa harga pangan dunia menyentuh angka tertinggi selama 30 tahun terakhir, akibat macetnya rantai pasok yang mengakibatkan kelangkaan bahan pangan pokok berupa jagung, gandum, sawit, dan kebutuhan pertanian seperti pupuk. Perubahan iklim yang ditandai kekeringan di Amerika Utara pun turut mengakibatkan terjadinya gagal panen besar-besaran, diikuti fenomena malnutrisi dan melonjaknya angka penderita kelaparan di seluruh dunia, dari 27 juta orang pada 2019 menjadi 44 juta. Di Indonesia, dampak krisis ini dirasakan dari hilangnya sejumlah komoditas seperti tempe dan minyak goreng di pasar akibat tingginya harga bahan baku impor yang tidak terjangkau produsen lokal. Situasi ini direspons antara lain oleh sejumlah negara yang memastikan cadangan logistik agar terhindar dari darurat pangan nasional, sebagaimana telah dialami beberapa negara Afrika dan Asia Selatan. 

Mei: Jurnalis Shireen Abu Akleh Terbunuh

Rompi biru tebal bertuliskan “PRESS” yang digunakan Shireen Abu Akleh, jurnalis Al-Jazeera berkebangsaan Palestina, ternyata tak mampu menghindarkannya dari penembakan oleh Israel Defense Forces (IDF), saat tengah meliput jalannya perang di Tepi Barat Palestina. Shireen, 51, dinyatakan tewas tertembak di bagian kepala belakang. Ia diduga telah dijadikan target oleh tentara Israel sehingga beberapa saat sesudah ia tewas tertembak, kediamannya ikut pula diserang IDF yang merampas dari sana, secarik bendera Palestina. Kematian Abu Akleh menjadi perkabungan nasional, dengan pemerintah Palestina menyelenggarakan upacara pemakaman kenegaraan yang dihadiri Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. Seakan tidak merelakan wartawati itu dilepas dalam duka mendalam, Polisi Israel yang menjaga persemayaman melancarkan serangan terhadap para pelayat yang hendak memanggul peti jenazah Shireen untuk dibawa dalam prosesi pemakaman. Kematian heroik Shireen tak lain menjadi alasan bagi Hussein Al-Sheikh, Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) untuk menyebut Shireen sebagai “martir”. 

Juni: Kemenangan Gustavo Petro

Melengkapi gelombang “ombak pasang merah jambu” di Amerika Latin yang ditandai naiknya pemimpin-pemimpin berhaluan kiri selama dua dasawarsa terakhir, Gustavo Petro memenangkan putaran kedua Pemilihan Umum Kolombia 2022, mengalahkan pebisnis Rodolfo Hernandez. Petro, 61, mantan Walikota Bogota dan sempat menjadi anggota Kelompok Pemberontak M-19 yang terkenal dengan aksi penyanderaan misi diplomatik pada 1970-an, menggandeng Francia Marquez, aktivis lingkungan dan HAM kulit hitam sebagai wakilnya dan mengusung program-program yang melawan cengkeraman neoliberalisme yang dianggap telah menghancurkan negerinya. Petro menjanjikan reforma agraria demi memulihkan produktivitas 15 juta hektar lahan pertanian; melakukan moratorium penambangan minyak; dan mengadvokasi hak-hak sipil yang diperluas, terutama bagi perempuan dan kelompok LGBT, sambil bertekad memberantas perdagangan kokain Kolombia dan mengatur distribusi marijuana.

Juli: Shinzo Abe Terbunuh

Ditembak dari jarak dekat saat tengah berkampanye agaknya menjadi akhir paling naas bagi seorang politikus kawakan. Demikianlah yang terjadi pada Shinzo Abe, mantan Perdana Menteri Jepang, yang dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang dilancarkan kepadanya saat berkampanye di depan Stasiun Yamato-Saidaiji, oleh mantan anggota Angkatan Laut Jepang, Tetsuya Yamagami. Motif pembunuhan diakui sebagai dendam pribadi kepada Abe yang dianggap terafiliasi pada sebuah komunitas Gereja Unifikasi dan telah membuat bangkrut Ibu Yamagami. Kematian Abe secara langsung mengundang duka yang mendalam, sekaligus simpati publik, yang menyebabkan Partai Demokratik Liberal yang dipimpinnya memperoleh kemenangan besar dalam Pemilihan Elektoral pada 10 Juli 2022. Pemakaman kenegaraannya, yang diselenggarakan dengan ongkos mahal di Tokyo, turut dihadiri sejumlah pemimpin dunia seperti Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris dan Menteri Luar Negeri Inggris, James Cleverly. 

Agustus: Eskalasi Konflik Tiongkok-Taiwan

Kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ke Taipei pada 4 Agustus 2022 berimplikasi besar pada eskalasi konflik Tiongkok dan Taiwan yang kembali menghangat selama dua tahun terakhir. Kedatangan Pelosi, yang disambut penuh kehangatan dan persahabatan oleh Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, direspons Beijing dengan meningkatkan frekuensi dan jumlah armada yang mengadakan latihan bersama di kawasan Selat Taiwan. Sebelumnya, pada 21 Juli, Beijing telah memperingatkan akan mengerahkan “pembalasan berkekuatan penuh” apabila Pelosi tetap melakukan kunjungannya – ancaman yang tidak digubris sama sekali oleh Washington. Blokade pun dilancarkan dengan latihan tembak oleh kapal-kapal Tiongkok di sekeliling Taiwan. Gesekan yang terus berlanjut ini dikhawatirkan memicu perang di kawasan paling genting di seluruh Asia ini. 

September: Iran Bersama Mahsa Amini

Kematian Mahsa Amini, calon mahasiswi Ilmu Hukum berusia 22 tahun, pada 16 September 2022, memicu protes besar-besaran yang mengecam kebrutalan Polisi Moral Iran yang berlaku sewenang-wenang. Amini, yang ditangkap karena tidak memakai jilbab dengan benar dan mengenakan celana ketat, tewas akibat penyiksaan dan pemukulan keras yang mengakibatkan pendarahan otak. Protes mengecam kematian Amini disampaikan seraya mengampanyekan kemerdekaan perempuan dan mengutuk kekejaman Polisi Moral Iran yang semula berpusat di Tehran, meluas hingga seantero negeri, ditandai dengan aksi performatif melepas jilbab dan memotong rambut mereka sebagai empati. Sebagai tanggapan, pemerintah menetapkan pemadaman internet berskala regional, mengingat kecaman mulai mengalir deras dari media sosial. Tanggapan represif dilancarkan pemerintah Iran dengan membalas aksi protes tersebut menggunakan kekerasan yang mengakibatkan tewasnya 185 orang, menjadikan rangkaian protes ini sebagai yang paling mematikan sejak gelombang protes pernah terjadi pada 2019-2020. Dahsyatnya dampak protes ini diabadikan dalam inskripsi pada batu nisan Amini yang bertuliskan, “Mahsa tercinta, engkau takkan mati, sebab namamu kini menjadi perlambang [kekejaman]”. 

Oktober: Inggris Diguncang Krisis

Pengunduran diri Elizabeth Truss pada 20 Oktober 2022, menjadi akhir krisis berkepanjangan yang menimpa Inggris Raya. Terpilihnya Truss hanya berselang dua hari sebelum Ratu Elizabeth II dinyatakan wafat dalam usia 96 tahun, yang sekaligus menuntun Inggris pada gerbang sejarah baru dengan naiknya Pangeran Charles sebagai Raja Charles III. Kritik terhadap kepemimpinan Truss—yang mengklaim diri sebagai pewaris spiritual kepemimpinan Margaret Thatcher—segera diarahkan pada kegagalan pemerintahan Truss mengendalikan krisis di dalam negeri, kebijakan fiskal yang tidak populer, dan pujiannya terhadap ekonomi “trickle down” yang telah lama dikecam karena ketidakmampuan sistem tersebut untuk membuktikan kebenarannya. Akibat kebijakan-kebijakannya, Truss gagal mempertahankan kursinya sebagai Perdana Menteri sesudah Menteri Dalam Negeri Suella Braverman, mengundurkan diri. Parlemen pun memilih Rishi Sunak untuk menggantikan Truss. Dengan pencopotan itu, Truss menjadi perdana menteri dengan masa jabatan terpendek dalam sejarah Inggris modern, yakni selama 45 hari. Meski berkomitmen “melindungi mereka yang paling rentan”, kebijakan-kebijakan Sunak ke depan ditengarai tidak akan jauh berbeda dari pendahulunya, meski dirumuskan dalam manuver yang lebih akomodatif terhadap suara dari parlemen. 

November: KTT G-20 dan Bumi 8 Miliar Penduduk 

Mengakhiri kurun 1 tahun presidensi Indonesia untuk forum ekonomi Group of Twenty (G-20), Konferensi Tingkat Tinggi G-20 dilaksanakan selama 2 hari di Bali pada 15-16 November 2022. Meski menghadirkan impresi positif bagi komunitas internasional, persiapan menjelang KTT tersebut didahului dengan upaya preventif yang menjurus pada pembungkaman terhadap elemen masyarakat sipil, mulai dari rombongan pesepeda Greenpeace, hingga delegasi Pertemuan Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional Indonesia yang dilaksanakan di Universitas Udayana. Dalam KTT tersebut, forum menerbitkan Deklarasi Pemimpin G20 Bali setebal 1.186 halaman, disertai 52 butir pernyataan bersama yang mengulas ragam persoalan global, mulai dari energi, kesehatan, politik, hingga soal pangan. Bertepatan dengan momentum tersebut, terhitung 15 November 2022, populasi bumi genap mencapai 8 miliar penduduk. Angka ini menandai kesempatan dan ancaman yang akan dihadapi, terutama terkait daya dukung bumi. Dari pernyataan ini, PBB mengharapkan agar angka 8 miliar penduduk menjadi lambang harapan akan kesejahteraan dan kemajuan peradaban manusia, terutama dalam menghadapi ancaman yang akan datang di berbagai sektor kehidupan. 

Desember: Paus Benediktus XVI Berpulang

Beberapa jam sebelum pergantian tahun menuju 2023, dunia mendapatkan kabar duka dari Vatikan yang mengumumkan berpulangnya Paus Emeritus Benediktus XVI di Biara Mater Ecclesiae, Vatikan, pada usia 95 tahun. Paus Emeritus Benediktus XVI dikenang sebagai ahli teologi terkemuka dan juga Kepala Dikasteri untuk Doktrin Iman, salah satu departemen di Kuria Roma yang ditugaskan menjaga doktrin iman Katolik sejak 1981 hingga ia terpilih sebagai Paus pada 2005. Dikenal melalui kebijakannya yang cenderung ke arah konservatisme Gereja pasca-Yohanes Paulus II, Benediktus XVI amat berjasa membangun jembatan melalui dialog antariman antara Katolik dan Islam, melakukan reformasi tatakelola finansial Gereja, dan menghidupkan kembali ajaran-ajaran tradisional Katolik untuk menghadapi arus liberalisme dan relativisme Barat yang ia nilai mencederai dasar-dasar iman Katolik. Ia mengundurkan diri pada 11 Februari 2013 dengan alasan kelemahan fisik yang tidak memungkinkannya mengampuh tugas kepausan secara optimal. Ia menjadi Paus pertama yang mengundurkan diri secara sukarela sejak Celestine V pada 1294. 

Menuju 2023

Dengan kepercayaan diri, kita telah lewati pergantian tahun 2023. Keduabelas peristiwa di atas tentulah merupakan segelintir dari berjuta peristiwa yang terjadi di seluruh dunia pada tahun 2022. Sekilas, gambaran 2022 membuat optimisme untuk 2023 berada dalam jurang perasaan gamang dan terombang-ambing. Bayangan krisis di depan mata, memburuknya situasi politik, hingga ancaman penggunaan senjata pemusnah massal meliputi teka-teki akan tahun yang akan datang. Harapan tentu selalu diletakkan pada yang terbaik. Meski demikian, sejarah tidak pernah salah untuk mengutuk kealpaan manusia yang tidak mengantisipasi segala kemungkinan dengan sebaik-baiknya. (*)

Daftar Pustaka

Acosta, Luis Jaime. “Colombia’s congress begins new session with ambitious reform agenda”. Reuters. Diakses 24 Desember 2022. https://www.reuters.com/world/americas/colombias-congress-begins-new-session-with-ambitious-reform-agenda-2022-07-20/

Aronoff, Kate. “Colombia’s Fossil Fuel Industry Is Freaking Out About Presidential Front-Runner Gustavo Petro”. The New Republic. Diakses 24 Desember 2022. https://newrepublic.com/article/165800/bogota-gustavo-petro-fossil-fuels

Arraf, Jane, et.al. “Ukraine Says Russia Begins Assault in the East After Raining Missiles Nationwide”. The New York Times. Diakses 23 Desember 2022. https://www.nytimes.com/2022/04/18/world/europe/ukraine-russia-missiles-lviv-donbas.html

Bagshaw, Eryk dan Sean Na. “Throwing uppercuts, ‘K-Trump’ candidate divides South Korea on gender”. The Sydney Morning Herald. Diakses 23 Desember 2022. https://www.smh.com.au/world/asia/throwing-uppercuts-k-trump-candidate-divides-south-korea-on-gender-20220307-p5a2l0.html

Bateman, Tom. “Shireen Abu Aqla: Christian leaders condemn violence at reporter’s funeral”. BBC News. Diakses 24 Desember 2022. https://www.bbc.com/news/world-middle-east-61463886

Bavier, Joe. “Hunger-struck Africa needs liquidity, debt relief”. Reuters. Diakses 23 Desember 2022. https://www.reuters.com/world/africa/hunger-struck-africa-needs-liquidity-debt-relief-2022-11-30/

Chung, Lawrence, dan Teddy Ng. “Beijing warns US of ‘forceful’ reply to Taiwan visit by Pelosi”. South China Morning Post. Diakses 25 Desember 2022. https://www.scmp.com/news/china/diplomacy/article/3186111/beijing-warns-us-forceful-reply-taiwan-visit-pelosi

Hille, Kathrin. “China’s military response to Pelosi visit raises escalation fears”. Financial Times. Diakses 25 Desember 2022. https://www.ft.com/content/4c97b3c5-bf30-4971-ba7c-9ad5e74389b7

Farrer, Martin. “Ukraine war has stoked global food crisis that could last years, says UN”. The Guardian. Diakses 23 Desember 2022. https://www.theguardian.com/world/2022/may/19/ukraine-war-has-stoked-global-food-crisis-that-could-last-years-says-un

Fine, Camille. “Women worldwide cut their hair to protest death of Iranian woman who violated dress code”. USA Today. Diakses 25 Desember 2022. https://www.usatoday.com/story/news/world/2022/10/06/mahsa-amini-protests-cutting-hair/8194746001/

Fisher, Ian, dan Rachel Donadio. “Benedict XVI, First Modern Pope to Resign, Dies at 95”. The New York Times. Diakses 1 Januari 2023. https://www.nytimes.com/2022/12/31/world/europe/benedict-xvi-dead.html 

Imamova, Navbahor. “Kazakhstan Seeks Lessons From Its Bloody January”. Voice of America. Diakses 24 Desember 2022. https://www.voanews.com/a/kazakhstan-seeks-lessons-from-its-bloody-january/6444934.html

Inagaki, Kana, et.al. “Killing of Shinzo Abe shines spotlight on politicians’ links with Moonies”. Financial Times. Diakses 25 Desember 2022. https://www.ft.com/content/a31f0f6d-39c9-4990-9081-057f773d56d4

Iran Human Rights. “Iran Protests: at Least 185 Killed/19 Children Amongst Dead”. Iran Human Rights. Diakses 25 Desember 2022. https://iranhr.net/en/articles/5515/

Lubell, Maayan, et.al. “Israeli police beat mourners at funeral of slain Palestinian journalist”. Reuters. Diakses 24 Desember 2022. https://www.reuters.com/world/middle-east/israel-resumes-raids-west-bank-area-where-journalist-was-killed-2022-05-13/

Kantchev, Georgi. “Kazakhstan’s Elite Got Richer on Natural Resources. Then Came the Unrest”. The Wall Street Journal. Diakses 24 Desember 2022. https://www.wsj.com/amp/articles/kazakhstans-elite-got-richer-on-natural-resources-then-came-the-unrest-11641572839

Kim, Min Joo dan Michelle Yee Hee Lee. “Ahead of election, South Korea’s feminists battle sexist backlash”. The Washington Post. Diakses 23 Desember 2022. https://www.washingtonpost.com/world/2022/03/05/south-korea-gender-wars/

Khoury, Jack. “Al Jazeera Reporter Killed in Israeli Army Raid in Jenin”. Haaretz. Diakses 24 Desember 2022. https://www.haaretz.com/israel-news/2022-05-11/ty-article/one-journalist-dead-another-wounded-during-idf-raid-in-jenin/00000180-d632-d452-a1fa-d7ff854c0000

Lillis, Joana. “Kazakhstan: Gas price hike fuels Zhanaozen protests”. Eurasia.net. Diakses 24 Desember 2022. https://eurasianet.org/kazakhstan-gas-price-hike-fuels-zhanaozen-protests

Mackenzie, Jean. “As South Korea abolishes its gender ministry, women fight back”. BBC News. Diakses 23 Desember 2022. https://www.bbc.com/news/world-asia-63905490

McCurry, Justin. “Shinzo Abe death: shock in Japan at killing of former PM during election campaign”. The Guardian. Diakses 25 Desember 2022. https://www.theguardian.com/world/2022/jul/08/shinzo-abe-japans-former-prime-minister-dies-after-being-shot

Nicas, Jack. “Ukraine War Threatens to Cause a Global Food Crisis”. The New York Times. Diakses 24 Desember 2022. https://www.nytimes.com/2022/03/20/world/americas/ukraine-war-global-food-crisis.html

Perrigo, Billy. “How Putin’s Denial of Ukraine’s Statehood Rewrites History”. TIMES. Diakses 23 Desember 2022. https://time.com/6150046/ukraine-statehood-russia-history-putin/

Rich, Motoko. “Shinzo Abe, Japan’s Longest-Serving Prime Minister, Dies at 67”. The New York Times. Diakses 25 Desember 2022. https://www.nytimes.com/2022/07/08/world/asia/shinzo-abe-dead.html

Riddle, Katia, dan Rachel Treisman. “There are now 8 billion people on Earth, according to a new U.N. report”. NPR. Diakses 25 Desember 2022. https://www.npr.org/2022/11/15/1136709784/there-are-now-8-billion-people-on-earth-according-to-a-new-u-n-report

Rising, David. “China’s response to Pelosi visit a sign of future intentions”. Associated Press. https://apnews.com/article/taiwan-china-beijing-congress-8857910a1e44cefa70bc4dfd184ef880

Rothwell, James. “Iranian woman dies after beating by ‘morality police’ for not wearing headscarf”. The Telegraph. Diakses 25 Desember 2022. https://www.telegraph.co.uk/world-news/2022/09/16/iranian-woman-dies-beating-morality-police-not-wearing-headscarf/

Stanford, Peter. “Pope Benedict XVI Obituary”. The Guardian. Diakses 1 Januari 2023. https://www.theguardian.com/world/2022/dec/31/pope-benedict-obituary 

The Kyiv Independent. “Putin Declares War on Ukraine”. The Kyiv Independent. Diakses 23 Desember 2022. https://kyivindependent.com/national/putin-declares-war-on-ukraine

Vargas, Carlos. “Analysis: Left-wing Colombian candidate plans drug war shakeup”. Reuters. Diakses 24 Desember 2022. https://www.reuters.com/world/americas/left-wing-colombian-candidate-plans-drug-war-shakeup-2022-05-26/

Welch, Craig. “Earth now has 8 billion people—and counting. Where do we go from here?”. National Geographic. Diakses 25 Desember 2022. https://www.nationalgeographic.com/environment/article/the-world-now-has-8-billion-people

HIQuarters, Meet the Author!

Chris Wibisana

Chris Wibisana lahir di Jakarta, 01 Agustus 2003. Saat ini mahasiswa S-1 Departemen Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Indonesia. Kontributor reguler naskah sejarah untuk Tirto.ID sejak Mei 2021 dan kolumnis lepas di beberapa media massa.

Chris Wibisana
Chris Wibisana

Chris Wibisana lahir di Jakarta, 01 Agustus 2003. Saat ini mahasiswa S-1 Departemen Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Indonesia. Kontributor reguler naskah sejarah untuk Tirto.ID sejak Mei 2021 dan kolumnis lepas di beberapa media massa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *