Pemilu

Partisipasi Terbaik: Memilih (untuk) Tidak Memilih

Kontestasi elektoral sejatinya tidak pernah lepas dari partisipasi politik golongan muda. ‘Anak muda’, yang sering dicap apolitis, apatis, kurang patriotis, kurang nasionalis, egois, dan is-is lainnya, diposisikan seperti halnya kertas putih yang bisa dicorat-coret apa saja. Berbagai macam pendekatan-pendekatan persuasif dilakukan demi menarik simpati ‘anak muda’ dalam menentukan pilihan politiknya. Lantas, bagaimana partisipasi terbaik ‘anak muda’ dalam menghadapi kepekatan racun politik partisipan di ruang publik saat ini? Dalam tulisan kali ini, Chris Wibisana menuangkan pilihan terbaiknya dalam partisipasi kontestasi elektoral yang akan datang.