Parasosial, Perempuan, dan Patriarki: Membongkar Asumsi Misoginistik Seputar Hubungan Parasosial

Diskursus yang muncul mengenai hubungan parasosial seringkali berfokus ke K-Pop, Taylor Swift, serta berbagai figur dan hal yang populer di antara kalangan perempuan. Sebaliknya, diskursus ini jarang berfokus ke figur dan hal yang populer di antara kalangan laki-laki seperti klub olahraga dan berbagai influencer. Hal ini kemudian mendorong asumsi bahwa hubungan parasosial hanya terjadi di kalangan perempuan. Melalui tulisan ini, Abrar Revansya dan Dinar Maharani berupaya untuk membongkar asumsi misoginis tersebut sekaligus menyoroti hubungan parasosial yang ternyata juga cukup prevalen di kalangan laki-laki.
Read More

This Is A Spiritual Journey: Penggambaran Citra India à la Barat oleh Wes Anderson Melalui Film “The Darjeeling Limited” (2007)

Sepanjang sejarah dunia hiburan, karya-karya seni telah berkontribusi dalam pembentukan atau penggambaran citra suatu entitas atau aktor, dan film menjadi salah satu yang marak menjadi perbincangan akibat jaringan dan daya jangkaunya yang luas. Namun, industri perfilman—yang didominasi oleh Barat—seringkali digunakan sebagai instrumen yang bertujuan untuk membingkai, mendefinisikan, serta meliyankan identitas atau kedirian non-Barat dengan atribut-atribut tertentu. Dalam tulisan ini, Tarisha Arinindya berupaya untuk membongkar praktik orientalisme yang kental dalam perfilman Barat, khususnya dalam film-film seperti “The Darjeeling Limited” karya Wes Anderson.
Read More

[Manchester City: Simbol dari Segala Keburukan Sepakbola Modern]

Pada musim ini, klub sepak bola asal Inggris, Manchester City, berhasil menjuarai Liga Primer Inggris yang keempat kalinya secara berturut-turut. Klub yang awalnya dipandang sebagai klub underdog dan hipster ini nasibnya berubah 180 derajat setelah dibeli oleh Abu Dhabi United Group Investment and Development pimpinan Sheikh Mansour pada tahun 2008. Melalui tulisan ini, Erza dan Raka mengkaji lebih dalam mengenai klub Manchester City sebagai lambang dari praktik sportswashing berbagai nation-state yang dianggap “menodai” permainan sepak bola oleh para penggemar olahraga ini.
Read More

RELOAD, REBOOT, REORIENT: PENGGAMBARAN IDENTITAS “TIMUR TENGAH” PASCA PERISTIWA 9/11 DALAM VIDEO GAME CALL OF DUTY 4: MODERN WARFARE

Pasca fenomena 9/11, Amerika Serikat mulai menginisiasi kampanye militer “War on Terror” di wilayah Timur Tengah yang diimplementasikan dalam berbagai bentuk—mulai dari invasi langsung sampai dengan utilisasi media. Namun, nuansa dari kampanye ini ternyata lebih dalam dari sekedar tindakan melawan terorisme. Dalam tulisan ini, Bianca Hasian mengkaji lebih dalam mengenai upaya Amerika Serikat yang menggunakan “War on Terror” sebagai alat narasi politik yang berupaya untuk mereduksi identitas Timur Tengah, khususnya dalam video game militer seperti Call of Duty 4: Modern Warfare.
Read More

IDENTITAS POLITIK RUSSIA MELALUI BALLET PADA TAHUN 1900-1960

Abad ke-20 menjadi titik balik Rusia sebagai rising power dalam dunia internasional, dan bidang seni dan ekspresi kreatif—seperti tari balet, teater, dan opera—merupakan salah satu aspek penting dalam kebangkitan tersebut. Melalui tulisan ini, Neva Elena mengkaji lebih dalam mengenai utilisasi tari balet sebagai instrumen soft power Rusia pada rentang waktu 1900-1960.
Read More

Revisiting Mean Girls: Menilik Bingkaian Media Populer terhadap Perempuan Muda

Mean Girls merupakan film layar lebar Hollywood yang menceritakan mengenai dinamika kehidupan anak perempuan masa SMA. Film ini sukses meraih pendapatan box office hingga lebih dari 130 juta dolar dan menjadi ikon budaya populer pada awal tahun 2000-an. Berbagai produk budaya Mean Girls seperti GIF dan meme disebarluaskan oleh para penggemar melalui berbagai media sosial, seperti Facebook dan Twitter (sekarang X). Dalam hal ini, penulis akan mengulik lebih dalam film Mean Girls sebagai fenomena sosial.
Read More

Invasi, Bukan Perang

Meluasnya konflik antara Israel dan Hamas turut menciptakan berbagai diskursus akademis di dalamnya. Diskursus ini menunjukkan kompleksitas konflik dan menyoroti pentingnya memahami isu kemanusiaan dan keamanan dalam konteks konflik internasional . Selain itu, konflik Israel-Hamas juga menunjukkan bagaimana isu kemanusiaan masih menjadi perhatian dalam ilmu hubungan internasional, meskipun seringkali tidak mendapat perhatian yang setara dengan isu keamanan . Hal tersebut konflik antara Israel dan Hamas tidak hanya menciptakan dampak politik dan kemanusiaan, tetapi juga menciptakan diskursus akademis yang mendalam tentang isu-isu tersebut. Lantas, bagaimana integral antara isu keamanan dan kemanusiaan di dalam konflik Israel-Palestina? Apakah isu keamanan patut disetarakan dengan isu kemanusiaan? Dalam tulisan ini, Rama Raditya akan mengupas dan meninjau secara lebih mendalam terkait dimensi keamanan dan kemanusiaan berdasarkan publikasi tulisan sebelumnya.
Read More

Seratus Hari Perang Israel-Hamas: Observasi Enam Sisi Stratejik 

Perang Israel-Hamas yang telah melewati fase seratus hari pertama tidak hanya menimbulkan gejolak dalam dimensi kemanusiaan, tetapi juga turut menimbulkan gejolak yang begitu panas dalam dimensi stratejik. Oleh karena itu, dimensi stratejik tidak dapat diabaikan begitu saja mengingat masifnya dampak yang ditimbulkan dari Perang Israel-Hamas sebagai suatu konflik bersenjata. Hal ini membuat dimensi stratejik menjadi dimensi yang patut diperhatikan dalam perkembangan konflik antara Israel-Hamas. Dalam tulisan ini, Chris Wibisana menganalisis secara lebih mendalam terkait dengan enam segi stratejik dari perang Israel-Hamas berdasarkan gejolak yang terjadi selama seratus hari pertama berlangsungnya perang ini. Lantas, apa saja enam sisi stratejik yang akan menjadi pembahasan utama dalam tulisan ini?
Read More

Berputarnya Rol Film Kita: Refleksi Dan Proyeksi Kebangkitan Sinema Indonesia

Di tengah era digital dengan kebebasan pilihan hiburan ataupun komunikasi, film lokal dengan berbagai jenis genre dan kisah yang hendak diceritakan  masih memiliki tempatnya tersendiri di antara masyarakat Indonesia. Setiap harinya, bioskop-bioskop memutarkan berbagai tayangan film dan hampir setiap saat seseorang akan menemui terdapat poster film Indonesia terpampang di dinding. Barangkali tidak semua dari kita merupakan seorang yang memiliki antusiasme tinggi terhadap dunia perfilman, tetapi tidak dapat dimungkiri bahwa keberadaan film Tanah Air akan menjadi citra kita di mata dunia dan perkembangannya akan memiliki dampak khusus bagi relasi antara masyarakat Indonesia dengan dunia. Melalui tulisan ini, penulis ingin mengapresiasi kiprah sinema kontemporer sekaligus mencoba untuk melihat bagaimana momentum tersebut bisa berkembang lebih lanjut.
Read More

Demam Tambang: Pandangan Retrospektif Mineral dalam Geopolitik

Dewasa ini, konflik antara negara-negara acapkali terjadi akibat perebutan sumber daya alam. Negara yang kekurangan sumber daya berupaya merebut sumber daya alam dari negara lain yang memilikinya melalui cara diplomasi ataupun konfrontasi. Umumnya, sumber daya mineral merupakan sumber daya yang paling diperebutkan di antara sumber daya alam lainnya mengingat sifatnya yang langka dan tidak dapat diperbaharui. Artikel ini berupaya untuk mengkaji hal tersebut dengan meninjau artikel dari tahun 1967 karya John Ario Katili, guru besar geologi di ITB. Bagaimanakah pandangan beliau terhadap peranan sumber daya mineral dan bagaimanakah pengaruhnya terhadap dinamika geopolitik di Indonesia, Asia Tenggara, dan dunia pada masa itu?
Read More